domingo, 23 de dezembro de 2012

Diterbitkan pada tanggal 7 - 12 - 2009 | 26 komentar

Diterbitkan pada tanggal 7 - 12 - 2009 | 26 komentar

DokterSehat.com – Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup
sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes:
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula
darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh
manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan).
Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari
(tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat
1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk
pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya:
obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak
lebih dari dua sendok teh sehari.

2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal
gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit
degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke.
Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan
pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya
adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid
yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL
(kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL
(kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di
masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah
serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa
menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang,
perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit
dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue
manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta
pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan
dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang
terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula
dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil
riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur
selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun
drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat
merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan.
Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap
makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di
negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan.
“Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi,
Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih
memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea,
Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko
obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan
kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir
besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon
epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan
energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa
untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi
karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh
diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan
pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan
wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik
sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma
disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak
sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah
mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah
berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan
progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan
perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari
Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi
berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan,
pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika
terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi
dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D
dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain
dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua
puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan
vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya
yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan
bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk
gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar
matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II
terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan
konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes
melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu
terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda.
Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga
terdorong untuk minum lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula.
Sumber : Prevention
Rating: 8.2/10 (38 votes cast)
Rating: +23 (from 23 votes)
Khasiat Ubi Jalar
ubi jalar, selain rasanya yang enak, ternyata ubi jalar mempunyai
banyak manfaat buat kesehatan. Ubi jalar biasa kita temukan di warung
– warung yang menjual gorengan, menggunakan minyak sebenarnya kurang
bagus buat tubuh kita, jadi alangkah baiknya jika dalam penyajiannya,
ubi jalar di rebus saja. Sayangnya, makanan dari ubi bukanlah jenis
makanan favorit dan biasanya hanya dikenal sebagai makanan rakyat di
pedesaan.

Tahukah Anda, ubi jalar sangat kaya akan antioksidan. Semakin pekat
warnanya, semakin banyak kandungan antioksidannya. Uji jalar mempunyai
beragam warna, ada yang berwarna ungu, ,merah, kuning pucat atau
putih. Warna tergantung pada jenisnya, jenis tanah, iklim serta
mineral.

Merah pertanda kaya Betakaroten Kita mengenal ada beberapa jenis ubi
jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga
yang ungu maupun merah. Sekalipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya
warna daging buahnya adalah tidak merah, tapi kekuningan hingga jingga
alias orange.

Mengapa pilih yang merah ? Dibanding ubi jalar putih,tekstur ubi jalar
merah memang lebih berair dan lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang
putih padahal kadar gulanya tidak berbeda. Ubi jalar putih mengandung
260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna
kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang
berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI). Makin pekat warna jingganya.
makin tinggi kadar betakarotennya yang merupakan bahan pembentuk
vitamin A dalam tubuh.

Secangkir ubi jalar merah kukus yang telah dilumatkan menyimpan 50000
SI betakaroten, setara dengan kandungan betakaroten dalam 23 cangkir
brokoli, yang menggembirakan perebusan hanya merusak 10% kadar
betakaroten, sedangkan penggorengan atau pemanggangan dalam oven hanya
20%. Namun penjemuran menghilangkan hampir separuh kandungan
betakaroten, sekitar 40%. Menyantap seporsi ubi jalar merah kukus
/rebus sudah memenuhi anjuran kecukupan vitamin A 2100 - 3600 mkg
sehari.

Kandungan kimia pada ubi jalar adalah protein, lemak, karbohidrat,
kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1,
B2, C, dan asam nikotinat. Makan 1 buah sedang ubi jalar merah mentah
sudah memenuhi 42 % anjuran kecukupan vitamin C sehari. Dibanding
dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, khususnya
oligosakarida. Menyantap ubi jalar merah 2 - 3 kali seminggu membantu
kecukupan serat. Apabila dimakan bersama kulitnya menyumbang serat
lebih banyak lagi.

Sumber : Direktorat Gizi Depkes RI, 1981, Suismono, 1995)

Berikut beberapa manfaat dari ubi jalar :
1. Kekebalan tubuh : Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten,
antioksidan utama, serta berbagai nutrisi lain seperti vitamin C,
vitamin B kompleks, besi dan juga fosfor. Hal ini membuat ubi jalar
sebagai penguat imun yang hebat.
2. Peradangan : Walaupun tidak termasuk dalam keluarga
kentang-kentangan biasa, ubi jalar juga mengandung anti peradangan.
Didukung dengan adanya beta karoten, vitamin C dan magnesium, maka ubi
jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal
maupun eksternal.
3. Asma : Ubi jalar juga efektif dalam mengatasi hidung mampat,
bronchitis dan paru-paru. Dengan begitu akan meredakan asma. Hal ini
disebabkan oleh aroma khas yang dimiliki ubi jalar.
4. Bronchitis : Kandungan vitamin C, besi serta nutrisi lainnya
membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa
menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya).
Kandungan ini juga berfungsi untuk menyembuhakn bronchitis, terlepas
dari kandungan lain yang bisa meredakan kemampatan.

Read more: http://doktersehat.com/10-kebiasaan-penyebab-diabetes/#ixzz27TSxQHdD
1. Arthritis : Beta karoten, magnesium, seng dan vitamin B kompleks
membuat ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi
arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk
meredakan sakit akibat arthritis.
2. Pencernaan : Selain rasanya yang enak, kandungan serat dalam ubi
jalar juga lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kentang pada
umumnya. Kalau kedua faktor ini disatukan dengan mineral-mineral
lainnya seperti magnesium yang dikandung ubi jalar, maka makanan satu
ini merupakan pilihan yang tepat untuk membantu pencernaan. Selain
itu, ubi jalar juga mudah untuk dicerna serta baik untuk lambung dan
usus halus.
3. Kanker : Kandungan beta karoten, antioksidan dan anti karsinogen
utama, yang merupakan penyebab warna pada kulit ubi jalar serta
vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker.
Terutama kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal dan kanker pada
organ dalam lainnya.
4. Keseimbangan air : Serat dalam ubi jalar akan membantu menahan air.
Hal ini akan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh.
5. Radang lambung : Ubi jalar menimbulkan efek nyaman di lambung dan
usus halus. Vitamin B kompleks dan vitamin C, beta karoten, kalium dan
kalsium sangat efektif meredakan radang lambung. Selain itu, serat
yang dikandung ubi jalar bisa mencegah terjadinya konstipasi dan
penimbunan asam, karena itu akan menurunkan kemungkinan terjadinya
radang lambung. Anti peradangan dan kandungan yang menenangkan dari
ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit
dan peradangan lambung.
6. Diabetes : Pengidap diabetes seringkali dihimbau untuk menghindari
makanan yang manis. Hal ini tidak berlaku pada ubi jalar. Makanan satu
ini sangat efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu
sekresi dan fungsi insulin. Tetapi, tidak berarti kalau pengidap
diabetes bisa makan ubi jalar tanpa aturan. Tetapi, mereka bisa
mengganti asupan nasi atau karbohidrat mereka dengan ubi jalar.
7. Untuk menambah berat badan : Hal ini sangat mudah dipahami. Ubi
jalar berasa manis serta mengandung karbohidrat kompleks disertai
vitamin dan mineral yang mudah dicerna. Karena itu, ubi jalar
merupakan sumber energi dan efektif untuk membangun otot-otot. Bagi
Anda yang tidak percaya diri karena tulang-tulang menonjol ke
permukaan kulit, cobalah mengkonsumsi makanan super ini. Cara ini
tidak menghasilkan efek samping apapun sehingga lebih aman daripada
mengkonsumsi suplemen pembangun otot.
8. Keuntungan lain : ubi jalar juga efektif menghentikan
ketergantungan pada rokok, minuman serta narkotika tertentu. Selain
itu, juga sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah vena dan arteri.
Konsentrasi beta karoten yang tinggi serta fosfor sangat baik bagi
kesehatan mata dan kardiovaskular.
Tag : Obat Asma, Obat Diabetes, Obat Kanker, Ubi

Jagung manis merupakan sayuran yang banyak dijumpai di sekitar kita.
Jagung manis yang sering kita jumpai di pedagang jagung bakar atau
rebus, mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk tubuh, yaitu
mengandung vitamin, mineral dan serat. Dan perlu Anda tahu setengah
cangkir jagung sehat mengandung setidaknya 72 kalori.
Jenis jagung yang sering kita jumpai adalah yang berwarna kuning dan
putih. Nah, pertanyaannya adalah besar mana nilai nutrsinya antara
kedua jagung tersebut, apakah sama atau beda?
Perbedaan nutrisi antara jagung putih dan jagung kuning
Untuk jagung manis yang berwarna kuning, warna jagung ini berasal dari
lutein dan vitamin A, dan untuk jagung putih kandungan lutein dan
vitamin A nya sangat sedikit, sehingga warnanya putih. Nah, untuk
kandungan antara kedua jagung, berikut akan diutarakan selengkapnya:
Jagung kuning
Untuk satu setengah cangkir jagung kuning manis mengandung beberapa
nutrisi berikut:
- 72 kalori
- 2,54 gram protein
- 15,63 gram karbohidrat
- 1,8 gram serat
- 1,12 gram lemak
- 2,0 miligram kalsium
- 0,34 miligram besi
- 19 miligram magnesium
- 162 miligram kalium
- 1,0 miligram natrium
- 0.124 miligram mangan
- 0,46 miligram seng
- 0,1 mikrogram selenium
- 4,1 miligram vitamin C
- 0,069 miligram thiamin
- 0,042 miligram riboflavin
- 1,254 miligram niacin
- 0,590 miligram asam pantotenat
- 0,104 miligram vitamin B6
- 17 mikrogram folat
- 196 International Unit vitamin A
- 675 mikrogram lutein dan zeaxanthin
- 0,07 miligram vitamin E
- 0,3 mikrogram vitamin K
Jagung Putih
Untuk setengah cangkir jagung manis berwarna putih, berikut adalah kandungannya:
- 76 kalori
- 2,62 gram protein
- 17,04 gram karbohidrat
- 2,1 gram serat
- 1,11 gram lemak
- 2,0 miligram kalsium
- 0,43 miligram besi
- 24 miligram magnesium
- 198 miligram kalium
- 2,0 miligram natrium
- 0,168 miligram mangan
- 0,42 miligram seng
- 0,6 mikrogram selenium
- 4,9 miligram vitamin C
- 0,042 miligram thiamin
- 0,042 miligram riboflavin
- 1,308 miligram niacin
- 0,588 miligram asam pantotenat
- 0,1 miligram vitamin B6
- 16 mikrogram folat
- 2 International Unit vitamin A
- 34 mikrogram lutein dan zeaxanthin
- 0,07 miligram vitamin E
- 0,3 mikrogram vitamin K76 kalori
- 2,62 gram protein
- 17,04 gram karbohidrat
- 2,1 gram serat
- 1,11 gram lemak
- 2,0 miligram kalsium
- 0,43 miligram besi
- 24 miligram magnesium
- 198 miligram kalium
- 2,0 miligram natrium
- 0,168 miligram mangan
- 0,42 miligram seng
- 0,6 mikrogram selenium
- 4,9 miligram vitamin C
- 0,042 miligram thiamin
- 0,042 miligram riboflavin
- 1,308 miligram niacin
- 0,588 miligram asam pantotenat
- 0,1 miligram vitamin B6
- 16 mikrogram folat
- 2 International Unit vitamin A
- 34 mikrogram lutein dan zeaxanthin
- 0,07 miligram vitamin E
- 0,3 mikrogram vitamin K
Nah, itulah perbedaan nutrisi antara jagung manis putih dan kuning.
Sebenarnya, antara kedua jenis jagung ini kurang lebihnya sama, hanya
ada beberapa perbedaan nutrisi. Intinya, setelah Anda mengetahui
kandungan ke dua jenis jagung, Anda bisa mempergunakannya sesuai
kebutuhan kesehatan Anda.
kandungan nutrisi jagung,bk.kedelai,dedak,onggok
intan nursiam ♦ 1 December 2009 ♦ 8 Comments
1. Bahan Pakan Sumber Energi
Hasil pengamatan organoleptik terhadap beberapa jenis bahan pakan yang
menjadi sumber energi :
Bahan pakan warna Tekstur bau rasa Sumber
Onggok Coklat krem Kasar Singkong Singkong Energi
Dedak padi Coklat Halus Padi Pahit Energi
Jagung Orange Butiran Bau jagung Manis Energi
Pollard Coklat muda Lembut Tepung terigu manis Energi
A.Jagung
Jagung merupakan tanaman semusim dengan siklus hidup 80-150 hari. Pada
umumnya tinggi tanaman jagung mencapai 1-3m bahkan ada yang mencapai
6m. jagung meerupakan energi utama bagi ternak karena kandungan pati
jagung lebih dari 60-80% dan mudah dicerna karena kandungan serat
kasar relatif rendah. Pati jagung berbentuk amilosa amilopektin.
Jagung mengandung xantofil yang berguna untuk meningkatkan kepekatan
warna kuning pada kaki ayam dan kuning telur. Kandungan lemak jagung
lebih tinggi 3% disbanding sorgum, gandum, gaplek dan beras. Protein
pada jagung hanya 8,5%.
Berikut adalah besarnya persentase jagung dalam ransum :
- Jagung : 55% –
minyak : 2%
- Dedak : 9% – fosfat
: 1%
- Protein nabati : 25% – bahan lain
: 4%
- Protein hewani : 4%
Sentra penghasil jagung terbesar di Indonesia adalah daerah Gorontalo
sedangakan sentra pengolahan jagung terbesar di Indonesia berada di
Lampung dan Jawa Timur. Sentra penghasil jagung terbesar di dunia
berada di Meksiko selatan. Harga jagung per kg di daerah Sumatera
Utara mencapai Rp. 2.100/kg, di jawa tengah Rp. 3.500/kg, di
Yogyakarta Rp. 1.900- Rp.2.000/kg. harga jagung pipilan dengan kadar
air rendah dijual dengan harga Rp. 2.200/kg – Rp. 2.350/kg.
Kandungan gizi dalam 100 gr jagung adalah sebagai berikut :
- Kalori : 355 kal
- Protein : 9,2 gr
- Lemak : 3.9 gr
- Karbohidrat : 73,7 gr
- Kalsium : 10 mg
- Posfor : 256 mg
- Besi : 2,4 mg
- Vitamin A : 510 SI
- Vitamin B1 : 0,38 mg
- Air : 12 gr
Permasalahan utama dalam produksi jagung :
- adanya kesulitan dalam pasca panen, sehingga jagung sulit dikeringkan.
- Komoditi jagung import lebih besar daripada jagung lokal.
- Harga jual jagung lokal rendah,karena kadar air masih mencapai 15%.
- Banyaknya tengkulak yang merugikan para petani jagung.
Solusi untuk mengatasi permasalahan jagung di Indonesia :
- Penetapan harga jual maksimum dan minimum
- Memperbesar hasil produksi agar hasil lokal dapat melebihi
hasil import.
1. Onggok
Onggok adalah pakan sumber energi yang berasal dari sisa pengolahaan
singkong menjadi tepung tapioka. Kandungan pada onggok antara lain :
- protein kasar : 2,89% –
serat kasar : 14,73%
- abu : 1,21% –
beta-N : 80,80%
- lemak kasar : 0,38% – air
: 20,31%
Di Lampung timur harga per kg onggok kering asahan adalah Rp.
500/Kg,untuk onggok kering super harganya Rp. 950/kg. Untuk onggok
basah asahan harganya sekitar Rp.12.000/karung dan untuk onggok basah
super harganya Rp. 14.000/karung. Dalam ransum onggok digunakan
sebesar kurang lebih 30%. Sentra penghasil onggok di dunia adalah
Indonesia dan untuk sentra penghasil onggok terbesar di Indonesia
adalah di daerah Lampung Utara.
Permasalan utama yang ada pada onggok adalah karena onggok memiliki
kandungan protein yang rendah sekitar < 15 % dan memiliki kandungan
serat kasar yang tinggi. Salah solusi untuk meningkatkan kualitas dari
onggok tersebut. Fermentasi dilakukan secara semi padat dengan
menggunakan Aspergillus niger secara inokulum dan campuran urea dan
ammonium sulfat sebagai sumber nitrogen anorganik.
1. Pollard
Pollard adalah hasil sampingan dari proses pembuatan tepung terigu.
Komposisi dari pollard adalah sebagai berikut :
- bahan kering : 88,4% – lemak kasar
: 5,1%
- protein kasar : 17% – BETN
: 45%
- serat kasar : 8,8% – abu
: 24,1%
Harga pollard per kg adalah sebesar Rp.1.900. Persenatase penggungaan
pollard dalam ransum sebesar 35%. Penghasil terbesar pollard di dunia
adalah Australia. Permasalahan utama pada bahan pakan ini adalah
kandungan protein pada pollard cukup rendah sehingga keutuhan nutrient
ternak tidak tercukupi. Salah satu solusi untuk meningkatkan kandungan
protein pada pollard adalah dengan cara fermentasi dengan menggungakan
kapang Aspergillus niger.
1. Dedak Padi
Dedak padi berasal dari sisa penggelingan padi. Komposisi kimia dari
dedak padi adalah sebagai berikut :
- Air : 10% – serat kasar
: 10%
- protein kasar : 7,5% – lemak
: 2,25%
- abu : 7,5%
Harga dedak padi adalah antara Rp.1.800-Rp.2.200/kg. Dalam ransum
dedak digunakan sebesar 15% pada ayam petelur, pada fase starter
digunakan sebanyak 20%, untuk ayam broiler 5-20%. Maksimal pemberian
dedak pada ransum adalah sebesar 20 % karena dedak padi bersifat
pencahar. Sentral penghasil dedak padi terbesar di Indonesia adalah
daerah Karawang, Jawa Barat.
Permasalahan dari dedak padi dalam pemakaiannya dalam ransum adalah
kandungan serat kasarnya sangat tinggi, kandungan kalsiumnya menurun
sekitar 0,05%, kandungan posfor meningkat sekitar 15%, mudah tengik
karena mengandung enzim lipase. Solusi untuk mengatasi permasalahan
dedak padi tersebut antara lain dengan menyimpannya dalam suhu rendah.
Penambahan enzim kompleks ( phitase, carbohidrase, protease ) akan
meningkatkan nilai cerna dilihat dari aspek pertumbuhan dan efisiensi
ranum.
B. Bahan Pakan Sumber Protein
Berikut ini adalah hasil organoleptik terhadap bebrapa jenis pakan
yang menjadi sumber protein :
Bahan warna Tekstur Bau Rasa Sumber
Bungkil kedelai Kuning kecoklatan Kasar, butiran
kecil Kedelai Manis Protein nabati
Tepung ikan Coklat tua Kasar Ikan asin Ikan Protein hewani
MBM Coklat tua Kasar Abon daging Daging Protein hewani
Bungkil kelapa Coklat tua Kasar Kelapa ongseng Pahit Protein nabati
Bungkil inti sawit Coklat tanah Butiran besar Sawit Agak pahit Protein nabati
1.
1. Bungkil Kedelai
Bungkil kedelai adalah produk sampingan dari industri pengolahan
minyak kedelai yaitu suatu masa yang tersedia setelah minyak diambil
berdasarkan metode pembuatannya terdapat dua tipe bungkil kedelai
yaitu :
1. soybean meal dehulled : bungkil dari biji kedelai yang telah
dipisahkan dari kulit bijinya.
2. soybean meal regular : kulit bijinya ditambahkan kembali pada
pembuatan minyak kedelai
Biji kedelai adalah biji-bijian yang tertinggi kandungan proteinnya
yaitu sekitar 42%. Sewaktu panen biji kedelai masih cukup tinggi
kandungan kadar airnya. Oleh karena itu perlu diturunkan lagi kadar
airnya menjadi sekitar 15% agar dapat lama disimpan. Bila digunakan
sebagai pakan perlu digiling terlebih dahulu agar mudah dicampur. Bagi
ternak non ruminansia ( babi muda dan unggas ) perlu adanay pemansan
1150C selama 10 menit sehingga tidak mengganggu proses pencernaan.
Komposisi kandungan kimia dari kedelai adalah sebagai berikut :
- kadar air : 12% – calsium
: 0,4%
- protein kasar : 46% – fospor : 0,8%
- serat kasar : 6,5 % – aflatonin
: 50 (ppg)
- abu : 7% – lemak
kasar : 3,7%
harga dari bungkil kedelai bsa mencapai Rp. 5000/Kg. persentase
penggunaan bungkil kedelai dalam ransum adalah sebesar 25%. Sentra
penghasil bungkil kedelai terbesar di dunia adalah Amerika Serikat.
Permasalahan utama dari bungkil kedelai adalah harganya yang mahal,
kualitas kedelai lokal yang masih juah dari kualitas kedelai import.
Beberapa solusi dalam menagatasi permasalahan bungkil kedelai ini
antara lain adalah peningkatan kualitas dari kedelai lokal serta
peningkatan pajak import dari kedelai.
1.
1. Tepung ikan
Tepung ikan adalah pemanfaatan dari banyaknya produksi ikan. Komposisi
kimia dari tepung ikan adalah :
- protein : 40-45% – lemak : 5,65%
- air : 8,72% – serat kasar : 2,38%
- abu : 7,19% – posfor :1,01%
Persenatase penggunaan tepung ikan dalam ransum berbeda-beda seperti
pada ayam pedaging atau petelur tepung ikan digunakan sebesar 5-10%,
itik petelur 5-10%, itik potong 5-12%, puyuh 5-10%, merpati 5%, kalkun
5-15%. Harga dari tepung ikan adalah sebesar Rp.4.000/Kg. sentral
penghasil tepung ikan terbesar di Indonesia adalah di daerah
Ponorogo,Jawa Timur.
Permasalahan dari tepung ikan adalah semakin lama disimpan aorama ikan
akan menghilang oleh karena itu kandungan nutrisinya semakin kecil.
Selain itu tepung ikan membutuhkan pengeringan yang tepat karena bila
lembab mudah ditumbuhi jamur yang akan merusak kandungan nutrient.
Beberapa solusi yang bisa dipakai dalam mengatasi permasalahan
tepungikan diantaranya adalah penyimpanan tepung ikan dalam plastic
untuk menghindari bakteri dengan jamur yang memicu kerusakan pakan.
Penggungaan bahan pengawet agar tepung ikan menjadi lebih tahan lama.
1.
1. MBM
Komposisi kimia pada MBM adalah sebagai berikut :
- bahan kering : 88,5% – lemak : 11,75%
- abu : 27,73% – serat kasar
: 2,71%
- protein : 61,13% – kalsium : 7,6%
- BETN : 0,68% – posfor : 3,76%
Harga per kg dari MBM adalah Rp.36.000. Persentase penggunaan dalam
ransum adalah sebesar 1-3%. Sentra pengahasil terbesar di dunia adalah
di Australia, USA, New Zeland. Permaslahan terkait tentang MBM adalah
karena MBM tersebut import maka dikhawatirkan bahan dasar dari MBM
tersebut telah terkontaminasi penyakit seperti anthrax atau penyakit
mulut dan kuku. Solusi untuk mengatasi permasalahan MBM adalah
meningkatkan kualitas produk lokal, membatasi ketergantungan akan
import.
D.Bungkil Kelapa
Bungkil kelapa adalah sisa sampingan dari proses pembuatan minyak
kelapa. Komposisi dari bungkil kelapa adalah sebagai berikut :
- bahan kering : 88,5% – serat kasar : 15,38%
- abu : 6,36% – BETN
: 37,26%
- protein kasar : 18,58% – kalsium : 0,08%
- lemak kasar : 12,55% – posfor : 0,52%
harga per kg dari bungkil kelapa adalah Rp.2000. dalam ransum bungkil
kelapa dipakai sebanyak 10-15%. Pengahasil terbesar bungkil kelapa di
dunia adalah Indonesia dan di Indonesia yang menjadi sentra penghasil
bungkil kelapa terbesar adalah di daerah Lampung. Permasalahan utama
pada bahan pakan ini adalah kekurangan asam amino lysine dan histidin
sehingga pemakaiannya untuk ternak monogastrik perlu diperhatikan
keseimbangan asam aminonya. Dengan protei kasar yang umunya 20% belum
bisa dimanfaatkan secara optimum. Solusi untuk mengatasi permasalahan
ini adalah dengan fermantasi menggungkan Aspergilus niger untuk
meningkatkan kecernaannya. Penambahan urea atau ZA untuk meningkatkan
kandungan protein.
1. E. Bungkil Inti Sawit
Ada dua tahap pengolahan kelapa sawit. Tahap pertama pengolahan sawit
dari buah sawit yang menghasilkan minyak kelapa sawit (Crude Palm
Oil), inti kelapa sawit, serat kelapa sawit dan lampung kelapa sawit.
Tahap kedua adalah pengolahan inti sawit yang akan menghasilkan minyak
inti sawit dan bungkil kelapa sawit. Bungkil inti sawit bisa diberikan
sebanyak 20% pada unggas dan babi dan 30-40% pada ruminansia.
1. Bahan pakan Sumber Vitamin dan Mineral
Berikut ini adalah hasil organoleptik beberapa bahan pakan yang
menjadi sumber vitamin dan mineral :
Bahan pakan Warna Tekstur Bau Rasa Sumber
Premix Coklat muda Agar Halus Pellet ikan Pahit Vitamin
Lime stone Krem Sangat halus Kapur Hambar Mineral
DCP Putih Halus Susu Hambar Mineral
Garam Putih Kristal Air laut Asin Mineral
1. Premix
Premix sangat berguna untuk kesehatan ertumbuhan dan produksi ternak
yang optimal. Premix dilihat dari campuran berbagi macam mineral,
makro ingredient ( bahan penyerta yang disatukan dalam suatu bahan
pembawa yang diencerkan ). Premix terbagi menjadi tiga :
1). Premix V-M adalah feed supplement yang mengandung vitamin dan mineral
2). Premix V-A adalah feed supplement yang mengandung vitamin dan antibiotic
3). Premik V-A-M adalah feed supplement yang mengandung vitamin,
mineral dan antibiotic.
Contoh premix adalah
1. top mix mengandung 12 macam vitamin ( A,D,E,K, Bkomplek ),
metionin, dan lysine ( Mn, Fe, Zn, Co, dan Cu ) dan anti oksidan BHT.
2. Diamix mengandung vitamin A,D,E,K,B komplek, metionin,( Fe,Mg, Mo,
Ca, Zn, Co,Cu ), antioksidan.
3. Mineral B12 mengandung CaCO3, FeSO4, Mn, SO4, KI, CuSO4 serta B12 (
sianokobalanin ).
Komposisi zat-zat makanan pada premix A adalah sebagai berikut :
- vitamin A : 10.000.000 IU – vitamin
B12 : 4.000 mg
- vitamin D : 1.000.000 IU –
DL-Metionin : 227.000 mg
- vitamin E : 7.000 mg –
antioxidant : 125.000 mg
- vitamin K3 : 1.000 mg – Mg
: 50.000 mg
- vitamin B1 : 1.000 mg – Fe
: 10.000 mg
- vitamin B2 : 6.000 mg – Cu
: 2.000 mg
- vitamin B6 : 500 mg – Mn
: 15.000 mg
- Niacin : 10.000 mg – Zn
: 10.000 mg
- Panthothenic acid : 500 mg – I
: 100 mg
- Choline cloriene : 10.000 mg
Penggunaan premix dalam ransum hanya sebesar 0,4%. Perusahaan yang
memproduksi premix dintaranya P.T. Priter Indonesia, Jakarta, Under
Authority – Pritzer Inc, New York, USA. Harga perkilo dari premix
adalah Rp. 16.000. permasalahan yang dihadapi bahan pakan ini
diantaranya adalah masih importnya produk ini sertq harganya masil
relative mahal. Solusi yang ditawarkan adalah pengoptimalan sumber
vitamin dan mineral alami serta pengefisienan pemakaian.
1. DCP
Komponen kimia dari DCP diantaranya :
- posfat : 18%
- kalsium : 24%
- Pb : 0,003%
- As : 0,003%
- F : 0,15%
Harga dari DCP sebesar 1,200$/ ton. DCP dalam ransum hanya digunakan
sebanyak 5 %. Sentra penghasil utama adalah China dan Thainland.
Permasalahan utama untuk bahan pakan ini adalah Indonesia masih import
DCP. Solusinya antar lain Indonesia harus bisa memproduksi DCP sendiri
atau mengganti dengan bahan pakan yang kandungannya sama.
C.Kapur ( CaCO3 )
Kapur merupakan sumber kalsium bagi ternak. Penghasil kapur terbesar
adalah Indonesia dengan Padalarang, Bandung sebagai tempat sentra
produksi yang cukup besar. Harga kapur adalah Rp. 190/kg. kapur
terbagi dalam dua ukuran yaitu ukuran 60 mesh dan 30 mesh. Dalam
bentuk granular 1mm, 2-3mm, 3-5mm. Kapur mengandung 36-40% kalsium.
Penggunaan dalam ransum 0,43% pada sapi dara. Permasalahan pada kapur
antara lain penggunaan yang berlebihan pada dosis tinggi tanpa diikuti
phosphor menyebabkan presipitasi garam kalsium pada berbagai jaringan
terutama ginjal. Solusinya adalah dengan penambahan Phospor.
D.Garam ( NaCl )
Komposisi kimia dsaari garam adalah Na sebesar 39,34% dan Cl sebesar
60,66%. Harga perkilo dari garam adalah Rp. 300. Garam digunakan dalam
ransum sebanyak 0,25-0,5%). Sentra penghasil garam terbesar di
Indonesia yang terletak di daerah Madura sedangkan untuk penghasil
garam terbesar di Dunia adalah China. Permasalahan produksi konsumsi
nasional garam mencapai 1,7 juta ton/ tahun. Sedangkan saat ini
produksi nasional hanya mencapai 1,2 ton/ tahun. Untuk mengatasi
defisiensi mineral dimana mineral ini dalam ternak tidak disimpan
dalam tubuh karena sebagian besar terdapat di dalam cairan tubuh.
Sehingga dengan komposisi yang mengandung mineral esensial Na dan Cl
membuat kita harus memberikan garam pada ternak.
PENDAHULUAN
Untuk menghasilkan ternak yang berkualitas maka diperlukan pakan yang
berkualitas juga. Pengetahuan akan berbagai jenis pakan yang digunakan
dalam ransum menjadi sangat penting. Seperti kita tahu ada berbagai
jenis bahan pakan yang kita kenal yang sering kita pakai dalam ransum.
Bahan pakan ada yang tergolong bahan pakan sebagai sumber energi,
bahan pakan sumber protein dan sumber pakan vitamin dan mineral.
Bahan pakan yang menjadi sumber energi contohnya adalah jagung, dedak,
dan pollard. Bahan-bahan tersebut digolongkan menjadi sumber energi
karena bahan-bahan tersebut memiliki jumlah pati yang lebih besar.
Bahan pakan yang menjadi sumber protein contohnya bungkil kedelai dan
tepung ikan. Bungkil kedelai dan tepung ikan merupakan sumber protein
nabati dan hewani. Tepung ikan dan bungkil kedelai memiliki jumlah
protein yang besar. Yang termasuk bahan pakan sumber vitamin antara
lain limestone, kapur dan premix.
TUJUAN
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui secara lebih dalam
lagi tentang berbagai macam jenis bahan pakan. Bahan pakan digolongkan
menjadi bahan pakan sumber energi, protein dan sumber vitamin dan
mineral. Praktikum ini juga mengamati berbagai jenis pakan dengan cara
pengamatan organoleptik. Selain itu praktikum ini juga bertujuan untuk
mengetahui secara rinci berbagai komponen kimia dari berbagai jenis
bahan pakan tersebut. Sentral produksi dan harga dari berbagai jenis
bahan pakan juga juga diperkenalkan pada praktikum. Hal lain yang yang
menjadi salah satu tujuan praktikum ini adalah untuk mengetahui
berbagai permasalahan yang dihadapi oleh berbagai jenis pakan tersebut
serta mencari berbagai solusi dari berbagai permasalahan tersebut.
KESIMPULAN
Berbagai jenis bahan pakan yang kita kenal terbagi menjadi bebrapa
kelompok berdasarkan jumlah nutrisi yang dikandung bahan tersebut. Ada
yang tergolong sebagai bahan pakan sumber energi, bahan pakan sumber
protein dan bahan pakan sumber vitamin dan mineral. Bahan pakan
tersebut memiliki berbagai karakteristik yang berbeda-beda.
Berdasarkan hasil uji organoleptik terlihat perbedaan dari berbagai
jenis pakan ini mulai dari warna, tekstur, bau dan rasa.
DAFTAR PUSTAKA
Aritonang, D. C. 1991. Livestock Feeds and Feeding. 3rd Edition.
Prentice Hall International, Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.
Chambell, J. R. , M. D. Kenealy, and K. L. Campbell. 2003. Animal
Science. The Biology, Care and Production of Domestic Animal. 9th Ed.
MacGraw-Hill Companies. New York.
Cheeke, P. R. 2004. Animal Agriculture. 3th Ed. Upper Saddle Rive.
Prentice Hall. New Jersey.
Church, D. C. 1991. Livestock Feeds and Feeding. 3rd Edition. Prentice
Hall International, Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.
Esminger, M. E., J. E. Oldfield and W. W. Hineman. 1990. Feed and
nutrition (Formaly Feed and Nutrition Complete). 2nd Ed. The Esminger
Publishing California, USA
McDonald, P., R.A. Edwards., J.F.D. Greenhalgh and C. A. Morgan. 1995.
Animal Nutrition. 5th Edition. Longman Singapore Publisher. Singapore.
Sarwono, B. 2002. Beternak Kelinci Potong dan Hias. PT. Agro Media
Pustaka. Tangerang.
Simanjuntak, S.D.D. 1998. Penggunaan Aspergillus niger untuk
meningkatkan nilai gizi bungkil inti sawit dalam ransum broiler.
Thesis Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sapienza, A. dan Bolsen. 1993. Teknologi Silase. Terjemahan: Rini,
B.S. Martoyoedo. Kansas State University.
LAPORAN PRAKTIKUM
PENGETAHUAN BAHAN PAKAN
Nama : Intan Nursiam
NRP : D24080094
DEPARTEMEN ILMU NUTRISI DAN TEKNOLOGI PAKAN
FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2009
KANDUNGAN KIMIA JAGUNG DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN
Retno Arianingrum, M.Si


Pendahuluan
Siapa yang tidak mengenal Jagung(Zea mays L.) (Gambar 1). Tanaman ini
merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain
gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah
dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika
Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan
Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok.





Gambar 1. Buah Jagung
Selain mengandung karbohidrat, banyak senyawa kimia yang bermanfaat
bagi kesehatan terkandung didalamnya, antara lain protein, lemak,
kalsium (Ca) , fosfor (P), vitamin, dan senyawa lainnya. Apa saja
kandungan senyawa kimia dan manfaatnya bagi kesehatan akan dibahas
dalam makalah ini.
Tanaman Jagung
Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya
diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan
tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan
generatif. Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan
biji-bijian (serelia) dari keluarga rumput-rumputan. Berasal dari
Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis
orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal
menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda
menamakannya mais dan orang Inggris menamakannya corn. Di Indonesia,
daerah-daerah penghasil utama tanaman jagung adalah Jawa Tengah, Jawa
Barat, Jawa Timur, Madura, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur,
Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Khusus di Daerah Jawa
Timur dan Madura, budidaya tanaman jagung dilakukan secara intensif
karena kondisi tanah dan iklimnya sangat mendukung untuk
pertumbuhannya.
Sistimatika tanaman jagung adalah sebagai berikut:
Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisio : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Sub Divisio : Angiospermae (berbiji tertutup)
Classis : Monocotyledone (berkeping satu)
Ordo : Graminae (rumput-rumputan)
Familia : Graminaceae
Genus : Zea
Species : Zea mays L.
Jenis jagung dapat dikelompokkan menurut umur dan bentuk biji. Menurut
umur, dibagi menjadi 3 (tiga) golongan:
1. Berumur pendek (genjah): 75-90 hari, contoh: Genjah Warangan,
Genjah Kertas, Abimanyu dan Arjuna.
2. Berumur sedang (tengahan): 90-120 hari, contoh: Hibrida C 1,
Hibrida CP 1 dan CPI 2, Hibrida IPB 4, Hibrida Pioneer 2, Malin,Metro
dan Pandu.
3. Berumur panjang: lebih dari 120 hari, contoh: Kania Putih, Bastar,
Kuning, Bima dan Harapan.
Menurut bentuk biji, dibagi menjadi 7 (tujuh) golongan: Dent Corn,
Flint Corn, Sweet Corn, Pop Corn, Flour Corn, Pod Corn, dan Waxy Corn
.

Kandungan Kimia Jagung
Di Indonesia dikenal 2 (dua) varietas jagung yang telah ditanam secara
umum, yaitu jagung berwarna kuning dan putih. Kandungan zat-zat dalam
jagung kuning dan putih masing-masing disajikan pada Tabel 1 dan Tabel
2.

Tabel 1. Kandungan Komponen dalam 100 g Jagung Kuning Panen Baru

Komponen Kadar Komponen Kadar
Air (g) 24 P (mg) 148
Kalori (kal) 307 Fe (mg) 2,1
Protein (g) 7,9 Vitamin A (SI) 440
Lemak (g) 3,4 Vitamin B1 (mg) 0,33
Karbohidrat (g) 63,6 Vitamin C (mg) 0
Ca (mg) 9




Tabel 2. Kandungan Komponen dalam 100 g Jagung Putih Panen Baru

Komponen Kadar Komponen Kadar
Air (g) 24 P (mg) 148
Kalori (kal) 307 Fe (mg) 2,1
Protein (g) 7,9 Vitamin A (SI) 0
Lemak (g) 3,4 Vitamin B1 (mg) 0,33
Karbohidrat (g) 63,6 Vitamin C (mg) 0
Ca (mg) 9

Bagian yang kaya akan karbohidrat adalah bagian biji. Sebagian besar
karbohidrat berada pada endospermium. Kandungan karbohidrat dapat
mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk
pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Pada jagung
ketan, sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin.
Perbedaan ini tidak banyak berpengaruh pada kandungan gizi, tetapi
lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan pangan. Jagung manis
(sweet corn) tidak mampu memproduksi pati sehingga bijinya terasa
lebih manis ketika masih muda. Adapun kandungan jagung manis disajikan
pada Tabel 3.
Tabel 3. Kandungan Gizi dalam 100 g Jagung Manis
Komponen Kadar
Karbohidrat (g) 19
Gula (g) 3,2
Serat (g) 2,7
Kalori (kkal) 90
Protein (g) 3,2
Lemak (g) 1,2
Vitamin A, setara dg 10 g 1 %
Folat (Vit. B9), 46 g 12%
Vitamin C, 7 mg 12%
Besi, 0,5 mg 4%
Magnesium, 37 mg 10%
Potasium, 270 mg 6%
Air (g) 24

Manfaat Tanaman Jagung
Tanaman jagung sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan hewan. Di
Indonesia, jagung merupakan komoditi tanaman pangan kedua terpenting
setelah padi. Di daerah Madura, jagung banyak dimanfaatkan sebagai
makanan pokok. Akhir-akhir ini tanaman jagung semakin meningkat
penggunaannya. Tanaman jagung banyak sekali gunanya, sebab hampir
seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam
keperluan antara lain:
• Batang dan daun muda: pakan ternak
• Batang dan daun tua (setelah panen): pupuk hijau atau kompos
• Batang dan daun kering: kayu bakar
• Batang jagung: lanjaran (turus)
• Batang jagung: pulp (bahan kertas)
• Buah jagung muda (putren, Jw): sayuran, bergedel, bakwan, sambel goreng
• Biji jagung tua: pengganti nasi, marning, brondong, roti jagung,
tepung, bihun, bahan campuran kopi bubuk, biskuit, kue kering, pakan
ternak, bahan baku industri bir, industri farmasi, dextrin, perekat,
industri textil.
Jadi selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai
pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari
biji), dibuat tepung (dari biji, dikenal dengan istilah tepung jagung
atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung biji dan tepung
tongkolnya).
Disamping itu beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa
kimia yang terdapat dalam jagung sangat bermanfaat bagi kesehatan,
antara lain :
a. Zat Gizi Pemberi Energi atau Zat Gizi Energitika
Zat pemberi gizi terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein. Ketiga
zat ini dalam proses oksidasi di dalam tubuh menghasilkan energi dalam
bentuk panas. Tubuh akan mengubah panas menjadi energi gerak atau
mekanis. Energi yang dihasilkan dinyatakan dalam satuan kalori. Energi
ini diubah oleh tubuh menjadi tenaga untuk aktivitas otot.
b. Zat Gizi Pembentuk Sel Jaringan Tubuh atau Plastika
Zat gizi pembentuk sel jaringan tubuh terdiri dari protein, berbagai
mineral, dan air. Meskipun protein termasuk juga kelompok energitika,
fungsi pokoknya adalah untuk membentuk sel jaringan tubuh.
c. Zat Gizi Pengatur Fungsi dan Reaksi Biokimia di dalam Tubuh atau
Zat Gizi Stimulansia
Zat gizi ini berupa berbagai macam vitamin. Fungsi vitamin mirip
dengan fungsi hormon. Perbedaannya, hormon dibuat di dalam tubuh,
sedangkan vitamin harus diambil dari makanan.
Dalam jagung kaya akan energi, vitamin, bahkan mineral. Kandungan
zat-zat tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun sel-sel otot dan
tulang, membangun sel-sel otak dan sistem saraf, mencegah sembelit
menurunkan resiko terkena kanker dan jantung, dan mencegah gigi
berlubang. Serat jagungnya membantu melancarkan pencernaan.
Menurut sumber literatur lain, jagung juga berkhasiat untuk dijadikan
obat. Adapun jagung yang digunakan adalah jagung yang dapat ditemui
di pasar-pasar tradisional maupun pasar swalayan. Berikut adalah
beberapa jenis penyakit yang dapat ditanggulangi oleh jagung, antara
laian :
• Melancarkan Air Seni
Sebanyak 50 g rambut jagung segar dicuci, direbus dengan 1 liter air
sampai airnya tinggal setengah. Ramuan diminum 2x sehari
• Hipertensi
Segenggam rambut jagung dicuci, direbus dengan 1 liter air. Air
rebusannya untuk diminum 2x sehari. Setelah tekanan darah turun,
ramuan ini tetap diminum 1x sehari.
• Diabetes
Sebanyak 50g rambut jagung dicuci, direbus dengan 2 gelas air. Air
rebusan ini untuk diminum 2x sehari.
• Melancarkan ASI
Beberapa biji jagung tua disangrai sampai meretak dan garing. Makan
sebagai kudapan, atau cukup jagung direbus saja
• Luka Bekas Cacar air
Sebanyak 10 buah jagung muda diparut lalu dibalurkan ke luka bekas
cacar air. Ulangi selama beberapa hari.
• Diare
Tongkol jagung dicuci dan ditumbuk sampai halus. Seduh dengan 1 gelas
air. Kemudian minum ramuan tersebut 2x sehari.
Hasil penelitian yang dilakukan Sukensri Hardianto, 1989. Fakultas
Farmasi, UGM tentang pengaruh infus tongkol jagung muda terhadap daya
larut batu ginjal kalsium secara in vitro menunjukkan bahwa ada
pengaruh antara kadar infus dan kadar kalium yang terlarut dalam
larutan, dan batu ginjal kalsium mempunyai daya larut paling besar
dalam infus tongkol jagung muda dengan kadar 5%. Pada kadar infus yang
lebih tinggi daya larutnya mengalami penurunan. Adapun bagian jagung
yang digunakan adalah rambut dan tongkol muda, yang dapat digunakan
untuk mengobati : batu empedu, batu ginjal, busung air pada radang
ginjal, busung perut, hepatitis, kencing manis, radang kandung empedu,
sirosis, dan tekanan darah tinggi. Berikut ini ramuan dan takarannya :
• Batu Empedu
Ramuan: jagung muda 5 tongkol, herba kumis kucing segar 5 gram, dan air 110 ml
Cara pembuatan: dibuat infus.
Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Lama pengobatan: diulang selama 14 hari.
• Batu Ginjal
Ramuan: jagung muda 4 tongkol, rambut jagung 1 genggam, daun Keji
Beling segar 8 helai, dan air 110 ml
Cara pembuatan: dibuat infus.
Cara pemakaian: diminum 1 kali sehari 100 ml.
Lama pengobatan: diulang selama 14 hari. Setelah batu keluar, baik
berupa kerikil, butiran maupun buih pengobatan dihentikan, kemudian
diteruskan dengan minum Jamu Kumis Kucing dan Meniran yang tertera
pada paparan Kumis Kucing.
• Tekanan Darah Tinggi
Ramuan: jagung muda 5-7 tongkol, rambut Jagung 1 genggam, dan air 110 ml
Cara pembuatan: dibuat infus.
Cara pemakaian: diminum 1 kali sehari 100 ml.
Lama pengobatan: diulang selama 7 hari.
Penggunaan rambut jagung supaya hati-hati karena tekanan darah dapat
turun dengan cepat.

Tongkol jagung juga dapat dipakai sebagai bahan dasar pembuatan
xylitol. Xylitol merupakan senyawa antara dalam metabolisme
karbohidrat dalam tubuh manusia dengan kecepatan produksi antara 5
sampai dengan 15 gram per hari. Rumus kimia xylitol dinyatakan sebagai
CH2OH(CHOH)3CH2OH dengan berat molekul sebesar 152,1. Dibandingkan
dengan glukosa, xylitol mengalami absorpsi ke dalam tubuh yang lebih
lambat. Dengan demikian, kenaikan glukosa darah yang tiba-tiba dapat
dihambat. Oleh karena alasan inilah, xylitol pun kerap kali digunakan
sebagai pengganti sukrosa bagi penderita diabetes.
Hal yang menarik lain dari manfaat jagung untuk kesehatan adalah
adanya beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa dengan mengkomsumsi
jagung manis yang telah dimasak dapat mengurangi resiko menderita
penyakit hati dan kanker. Seorang ahli pakar kesehatan dari
Universitas Cornell telah membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi jagung
manis dapat meningkatkan level antioksidan, walaupun kadar vitamin C
dalam jagung tersebut berkurang. Level antioksidan diukur dengan
kemampuannya dalam menangkap radikal bebas yang menyebabkan kerusakan
tubuh dari oksidasi. Jagung manis juga dapat meningkatkan level
ferulic acid yang dapat mencegah kanker.

Penutup
Dari uraian di atas menunjukkan bahwa betapa banyak manfaat kesehatan
yang dapat diperoleh dengan mengkomsunsi jagung. Hal ini disebabkan
karena adanya zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya yang memiliki
manfaat bagi tubuh baik sebagai nutrisi maupun berkhasiat dalam
mengobati penyakit.

DAFTAR PUSTAKA
Ana Poejiati, Biokimia,
Anonim, Jagung, http://id.wikipedia.org/wiki/Jagung
Anonim, Budidaya Jagung,
http://insidewinme.blogspot.com/2007/11/budidaya-jagung.html
Anonim, Rambut Jagung,
http://vinosa.wordpress.com/2007/12/19/rambut-jagung-dan-darah-tinggi/
WP. Winarno, dan Tim Lentera, 2004, Memanfaatkan Tanaman Sayur untuk
Mengatasi Aneka Penyakit, Jakarta, AgroMedia Pustaka.
Yulius Eka Agung Seputra, Manfaat Jagung,
http://artikel-alternatif.blogspot.com/2008/01/manfaat-jagung.htm

Topic: Deskripsi Jagung (Read 5673 times)
shofyan
• Hero Member

• Posts: 860
• Mohamad Shofyan

o
o

Deskripsi Jagung
« on: January 28, 2010, 02:30:05 pm »
Jagung memiliki nama latin Zea mays. (http://um.ac.id) Mungkin nama
ini mengingatkan kita pada tepung maizena, dan yang kita ketahui
tepung tersebut memang berasal dari jagung. Nama zea mays sendiri
diberikan oleh Carolus Linnaeus pada tahun 1939. Kata "zea" diambil
dari bahasa Yunani yang berarti "padi-padian", sedangkan kata "mays"
merupakan kosakata orang Indian yaitu "mahiz" yang merupakan sebuatan
untuk jagung bagi orang Indian. Selain nama latinnya kita juga perlu
untuk mempelajari Klasifikasi ilmiahnya untuk mempermudah kita
mengenali lebih dalam tentang jagung dan jenis-jenisnya yang lain.
(http://ksupointer.com)
Jagung merupakan tanaman hasil pertanian yang banyak dihasilkan oleh
para petani di Indonesia. Pada umumnya jagung adalah sebagai sumber
makanan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga
merupakan sumber protein yang penting dalam menu masyarakat Indonesia.
Kandungan gizi utama jagung adalah pati (72-73%), dengan nisbah
amilosa dan amilopektin 25-30% : 70-75%, namun pada jagung pulut (waxy
maize) 0-7% : 93-100%. Kadar gula sederhana jagung (glukosa, fruktosa,
dan sukrosa) berkisar antara 1-3%. Protein jagung (8-11%) terdiri atas
lima fraksi, yaitu: albumin, globulin, prolamin, glutelin, dan
nitrogen nonprotein.
BerikutKlasifikasi Ilmiahjagung:
Kerajaan :Plantae
Divisio :Angiospermae
Kelas :Monocotyledon
Ordo :Poales
Famila :Poaceae/Gramineae
Genus :Zea
Spesies :Zea mays


Jagung mengandung vitamin A atau karotenoid dan vitamin E terutama
pada jagung kuning. Selain fungsinya sebagai zat gizi mikro, vitamin
tersebut berperan sebagai antioksidan alami yang dapat meningkatkan
imunitas tubuh dan menghambat kerusakan degeneratif sel. Jagung juga
mengandung berbagai mineral esensial, seperti K, Na, P, Ca,
dan Fe. Faktor genetik sangat berpengaruh terhadap komposisi kimia dan
sifat fungsional. (http://ksupointer.com)
Dalam industri ini digunakan jagung biasa karena kandungan
proteinnya lebih tinggi daripada jenis jagung manis. Selain enak
dimakan jagung juga sering digunakan untuk pengobatan.Biasanya
digunakan untuk pengobatan. Misalnya pada rambut atau tongkol muda
digunakan untuk mengobati batu empedu, batu ginjal, busung air pada
radang ginjal, busung perut, hepatitis, kencing manis, radang kandung
empedu, sirosis, tekanan darah tinggi dan lain – lain.
Kategori : Diabetes, Fruktosa, Jantung, Makanan, Penyakit

Para ilmuwan telah membuktikan untuk pertama kalinya bahwa gula yang
murah yang sering digunakan dalam ribuan produk makanan dan minuman
ringan dapat merusak metabolisme tubuh manusia dan memicu terjadinya
obesitas.

Fruktosa, pemanis yang berasal dari jagung, dapat menyebabkan
pertumbuhan berbahaya dari sel-sel lemak di sekitar organ vital dan
dapat memicu tahap awal diabetes dan penyakit jantung. Jenis gula ini
semakin banyak digunakan sebagai pengganti gula yang lebih mahal
seperti dalam yoghurt, kue, salad dan sereal. Bahkan beberapa minuman
rasa buah yang katanya menyehatkan ternyata mengandung fruktosa.

Para ahli percaya bahwa fruktosa (yang secara alami ditemukan dalam
beberapa buah) bisa menjadi faktor timbulnya diabetes pada anak-anak.
Dan diperkirakan bahwa sekitar satu dari 10 anak di negara-negara maju
akan mengalami obesitas pada tahun 2015.

Penelitian sebelumnya tentang dampak negatif fruktosa dilakukan pada
tikus, namun percobaan pertama yang dilakukan pada manusia telah
mengungkapkan masalah kesehatan yang serius.

Lebih dari 10 minggu, 16 relawan pada diet yang dikontrol secara
ketat, termasuk fruktosa tingkat tinggi, menunjukkan adanya produksi
sel-sel lemak baru di sekitar jantung, hati dan organ-organ pencernaan
lainnya. Mereka juga menunjukkan tanda-tanda kelainan pengolahan
makanan yang dikaitkan dengan diabetes dan penyakit jantung.
Sukarelawan kelompok lain dengan diet yang sama, tetapi fruktosa
digantikan dengan glukosa, tidak menunjukkan adanya masalah yang
berarti bagi kesehatan.

Sukarelawan pada kedua kelompok ini diambil dari orang-orang yang
memiliki berat badan yang sama. Namun, para peneliti di University of
California yang melakukan penelitian tersebut mengatakan tingkat
penambahan berat badan pada konsumen fruktosa akan lebih besar dalam
jangka panjang.

Fruktosa bisa melewati proses pencernaan yang memecah gula, sehingga
ketika sampai dalam hati komposisi fruktosa tetap utuh. Hal ini akan
menyebabkan berbagai reaksi abnormal, termasuk gangguan terhadap
mekanisme tubuh yang menginstruksikan organ tubuh apakah membakar atau
menyimpan lemak.

Menurut Kimber Stanhope, seorang ahli biologi molekular yang memimpin
penelitian, ini adalah bukti pertama bahwa fruktosa menyebabkan
diabetes dan penyakit jantung dimana tidak terlihat perubahan tersebut
pada sukarelawan yang mengkonsumsi glukosa.

Fruktosa alami terdapat sekitar 5% -10% dari berat semua jenis buah.
Penggunaannya dalam makanan olahan berasal dari sebuah penemuan pada
1971 yang disintesis dari 55% fruktosa dan 45% glukosa dari jagung,
membuat bahan lebih murah dan enam kali lebih manis daripada gula
tebu.

Sirup tinggi fruktosa dari jagung, atau sirup glukosa-fruktosa,
terdaftar sebagai bahan dalam banyak produk makanan dan minuman,
meskipun hampir tidak mungkin bagi konsumen untuk mengetahui jumlah
dan rasio fruktosa yang digunakan. Namun juru bicara Food and Drink
Federation, sebuah grup perdagangan industri Inggris, menyangkal dan
berkata: "Tidak masuk akal untuk menyorot satu bahan sebagai penyebab obesitas

Sem comentários:

Enviar um comentário